Skip to main content

follow us


Dalam dunia pewayangan, ada banyak sekali tokoh yang sangat populer. Baik wayang yang berkarakter baik maupun jahat. Atau dalam istilah pewayangan jawa biasa disebut lakon. Ada banyak karakter-karakter baik yang sering kita dengar atau bahkan tidak asing lagi di telinga kita. Diantaranya adalah Punokawan dan pandawa lima. Dari kisah tokoh punakawan, banyak sekali petuah atau pesan yang bisa diambil pelajaran.

Begitu pun para tokoh pandawa lima. Selain me miliki jiwa kesatria, kisah mereka juga banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Meskipun dalam versi jawa memiliki cerita fiksi. Pandawa sendiri berasal dari bahasa sanskerta "pandava" yang dalam cerita mahabarata memiliki arti anak pandu. Dalam kisahnya pandawa memiliki musuh yang bernama kurawa yaitu anak dari saudara pandu. Sesuai dengan sebutannya, pandawa terdiri dari 5 orang bersaudara yaitu Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa.  Untuk mengenal lebih dalam satu per satu tentang tokoh karakter pandawa lima, berikut saya rangkumkan ulasannya anda.

Karakter Tokoh Pandawa Lima dalam Pewayangan


1. Yudistira


Yudistira atau Puntadewa adalah anak tertua yang lahir dari Pandu dan Kunti. Atau bisa dibilang yang paling tua dari kelima pandawa. Ia adalah jelmaan dari dewa yama dan memerintah di kerajaan Amarta. Dia memiliki beberapa julukan diantaranya Dharmasuta yang berarti putera dharma, Ajathasatru (tidak memiliki musuh), dan Bharata (keturunan maharaja bharata).
Ia memiliki sifat yang sangat bijaksana, tidak memiliki musuh, dan hampir tidak pernah berdusta. Serta suka mengampuni musuh yang sudah menyerah. 
Dalam pewayangan jawa Yudistira memiliki banyak julukan, yaitu
  1. Ajatasatru “yang tidak memiliki musuh”
  2. Bharata “keturunan Maharaja Bharata”
  3. Dharmawangsa atau Dharmaputra “keturunan Dewa Dharma”
  4. Kurumukhya “pemuka bangsa Kuru”
  5. Kurunandana “kesayangan Dinasti Kuru”
  6. Kurupati “raja Dinasti Kuru”
  7. Pandawa “putera Pandu”
  8. Partha “putera Prita atau Kunti”
  9. Yudhisthira “pandai memerangi nafsu pribadi”
  10. Gunatalikrama “pandai bertutur bahasa”
  11. Samiaji “menghormati orang lain bagai diri sendiri”

  • Asal: Hastinapura, Kerajaan Kurukshetra
  • Senjata: Tombak
  • Pusaka: Jamus Kalimasada, Tunggulnaga, Robyong Mustikawarih
  • Istri: Drupadi, Dewika
  • Titisan: Batara Dharma
  • Kemampuan Spesial: Transformasi, Penjinak Binatang, Master Strategi


2. Bima


Bima atau dalam jawa biasa disebut Werkudara adalah anak kedua dari Pandu dan Kunti. Nama bima dalam bahasa sanskerta memiliki arti "mengerikan". Ia adalah jelmaan dari dewa bayu yang membuatnya dijuluki Bayusutha. Dia adalah tokoh yang sangat kuat, memiliki lengan panjang dan mempunyai muka yang paling sangar diantara saudara-saudaranya. Meskipun begitu dia memiliki hati yang baik. Dalam bertempur dia biasa menggunakan senjata gada. Dia memiliki putra yang bernama  Gatotkaca, dan dalam versi jawa memiliki 2 anak lagi yaitu Antareja dan Antasena.
Julukan lain yang dimiliki Bima antara lain,
  1. Werkodara “perut serigala”
  2. Bayusuta “keturunan Dewa Bayu”
  3. Bhimasena “panglima perang”

  • Asal: Hastinapura, Kerajaan Kurukshetra
  • Senjata: Gada Rujakpala
  • Pusaka: Kuku Pancakenaka, Alugara, Bargawa dan Bargawasta
  • Istri: Drupadi, Arimbi, Walandara, Nagagini
  • Kemampuan Spesial: Menjadi tidak terlihat
  • Anak: Gatotkaca, Antasena, Antareja, Sutasoma, Sarwaga


3. Arjuna


Arjuna atau juga bisa disebut Permadi merupakan putra bungsu atau paling kecil dari Pandu dan Kunti. Namanya dalam bahasa sanskerta memiliki arti "yang bersinar/bercahaya". Dia merupakan penjelmaan dari Dewa Indra, Sang Dewa perang. Ia adalah kesatria cerdik dan gemar berkelana, gemar bertapa dan berguru menuntut ilmu. Arjuna memiliki kemahiran dalam ilmu memanah dan dianggap sebagai ksatria terbaik oleh Durna. Kemahirannnya dalam ilmu peperangan menjadikannya sebagai tumpuan para Pandawa agar mampu memperoleh kemenangan saat pertempuran besar di melawan Kurawa. Arjuna dikenal juga dengan nama Janaka. Ia memimpin kerajaan di Madukara. 
Julukan atau nama lain yang dimiliki antara lain,
  1. Kurusresáš­ha  “keturunan Dinasti Kuru terbaik”
  2. Parantapa  “penakluk musuh”
  3. Wijaya  “selalu menang”
  4. Sawyasachi ”ahli panah”

  • Asal: Hastinapura, Kerajaan Kurukshetra
  • Senjata: Panah Pasopati dan Gendiwa
  • Pusaka: Pasupati, Gendiwa
  • Istri: Drupadi, Subadra, Palupi, Manuhara, Supraba, Srikandi, Sulastri, Larasati, Jimambang, Ratri, Dresanala, Wilutama, Antakawulan, Juwitaningrat, Maheswara, Retno Kasimpar, Diyah Sarimaya, Gandawati, Citranggada
  • Titisan: Batara Indra
  • Anak: Abimanyu, Sumitra, Bratalaras, Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wijanarka, Wisanggeni, Wilugangga, Pregiwa, Pregiwati, Prabakusuma, Antakadewa, Sumbada, Babruwahana


4. Nakula 


Nakula dengan nama kecil atau nama asli Pinten. Nakula merupakan salah satu putera kembar pasangan Madri dan Pandu. Ia merupakan penjelmaan Dewa kembar bernama Aswin, Sang Dewa pengobatan. Nakula pandai memainkan senjata pedang. Nakula merupakan pria yang paling tampan di dunia dan merupakan seorang ksatria berpedang yang tangguh. Dia memiliki sifat jujur, setia, taat pada orang tua dan tahu membalas budi serta dapat menjaga rahasia.
  • Nama lain: Nakula, Grantika
  • Asal: Hastinapura, Kerajaan Kurukshetra
  • Senjata: Pedang
  • Pusaka: Cupu Tirtamanik
  • Istri: Drupadi, Karenumati, Sayati, Srengganawati
  • Titisan: Batara Aswin
  • Anak: Pramusinta, Pramuwati, Sritanjung

5. Sadewa


Sadewa dengan nama kecil atau nama asli Tangsen. Sadewa merupakan salah satu putera kembar pasangan  Madri dan Pandu. Ia merupakan penjelmaan Dewa kembar bernama Aswin, Sang Dewa pengobatan. Sadewa adalah orang yang sangat rajin dan bijaksana. Sadewa juga merupakan seseorang yang ahli dalam ilmu astronomi. 
  • Nama Asli Sadewa: Tansen
  • Nama lain: Sadewa, Tantripala
  • Asal: Hastinapura, Kerajaan Kurukshetra
  • Senjata: Pedang
  • Pusaka: Maniktira
  • Istri: Drupadi, Jarasanda
  • Titisan: Batara Aswin
  • Anak: Srutakirti, Suhotra

Baca Juga Lainnya:

Newest Post
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar