Skip to main content

Tes Keterampilan Bidang Industri Pengelasan, Untuk Pemula atau Profesional?

Tes Keterampilan Bidang Pengelasan di Indonesia


Tuntutan jumlah tenaga kerja yang terus bertambah, membuat pemerintah jepang mengeluarkan kebijakan baru tentang tenaga kerja asing. Pembuatan kebijakan baru ini didasari karena kurangnya tenaga kerja produktif khususnya pada industri kecil dan menengah. Dengan program baru ini diharapkan dapat menyerap para pekerja asing profesional, sehingga bisa menaggulangi devisit tenaga produktif disana.

Salah satu bidang pekerjaan yang masuk dalam program baru ini adalah bidang industri manufacture. Dalam rencana awal, bidang industri manufacture direncanakan akan menyerap sebanyak kurang lebih 31.000 tenaga kerja asing.

Dalam bidang industri manufacture sendiri terbagi menjadi 3 sektor industri, yaitu Industri suku cadang mesin dan peralatan, Manufaktur mesin industri, Industri listrik dan yang terkait informasi elektronik. Sedangkan dari 3 sektor diatas, dibagi lagi menjadi 19 bidang uji yang lebih spesifik. Yaitu pengecoran, penempaan, pengecoran cetakan, pemesinan, stamping logam, pekerjaan besi, fabrikasi pelat logam, penyepuhan, penyepuhan anoda aluminium, finishing, inspeksi mesin, perawatan mesin, perakitan peralatan elektronik, perakitan peralatan listrik, produksi papan sirkuit cetakan/PWB, pencetakan plastik, pengecatan, pengelasan, pengemasan industri).



Sampai saat artikel ini diterbitkan, dari 19 bidang uji tersebut baru 1 bidang ujian saja yang tes keterampilannya sudah di adakan di Indonesia. Bidang tersebut adalah pengelasan (Pengelasan manual JIS Z 3801, Pengelasan semi-otomatis JIS Z 3841) yang mana tes keterampilan diadakan di Surabaya tepatnya di Kampuh Welding Indonesia, Jl Sawo VI No.28 Bringin, Sambikerep, Surabaya.

Perlu diketahui, pengelasan disini adalah jenis pengelasan untuk pengelasan manufacture. Bukan pengelasan konstuksi maupun pengelasan galangan kapal. Untuk pengelasan perkapalan sendiri, pemerintah jepang sudah menentukan lembaga tersendiri untuk melakukan tes keterampilan. Dalam hal ini pemerintah jepang telah menunjuk ClassNK untuk melakukan sertifikasi dibidang perkapalan.

Kembali lagi ke skill test pengelasan manufaktur, tes skill ini bisa dibilang hanya ditujukan kepada mereka yang benar-benar sudah profesional dalam bidang pengelasan baik dalam teori maupun praktik. Pasalnya, menurut informasi yang didapat, standar kualifikasi yang dipakai dalam tes adalah sama dengan standar tes atau ujian yang dipakai dalam ujian tahun ke 3 (ginou jisshu 2 go) program magang jepang bidang pengelasan.

Selain itu jenis tes yang dipakai adalah tes tertulis dan praktik layaknya proses produksi di perusahaan. Jadi bagi anda lulusan baru yang belum memiliki pengalaman yang mumpuni atau apalagi hanya berbekal ilmu teori dari sekolah saja, saya sarankan untuk mengikuti tes bidang yang lain saja. Terlebih biaya tes bidang pengelasan ini lumayan besar, yaitu Rp 650.000 untuk biaya pendaftarannya. Belum lagi jika anda berasal dari luar daerah, akan memakan lebih banyak lagi biaya transportasi.

Tapi semua kembali ke diri anda sendiri, jika anda merasa sanggup mengerjakan soal-soal ujian tersebut, tidak ada salahnya anda mencobanya. Kalau pun nantinya gagal, setidaknya anda sudah mengetahui gambaran soal ujian dan bisa memperbaiki kekurangan dalam diri anda. Untuk mengetahui jadwal tes terbaru bidang industri pengelasan, anda bisa melihatnya di https://sswm-exam.go.jp/id/
Semoga sukses dan semoga bermanfaat.
Jika Anda merasa bahwa artikel-artikel di blog ini bermanfaat, Anda bisa memberikan donasi melalui Paypal. Dana hasil dari donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain idmarimo.com - Terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar